TGB: Ketika Lelah Lillah

"Pak Irnadi, kapan datang dari Medan?" Tanya saya kepada Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB. Saya...

Tuan Guru Bajang Diantara Dua Poros

Beberapa waktu lalu, Aceh kedatangan tamu istimewa yaitu Gubernur NTB. Tuan Guru Bajang...

Ini Zaman Kecanduan TGB

Ini Zaman Kecanduan TGB Untuk pecinta dan semua yang mau menenggak candu kesalihan TGB itu candu Jangan pernah...

TGB, Memilih Rasional dan Beranjak dari Titik Nadir

Nusa Tenggara Barat (NTB) dikaruniai berkah geografis, baik di darat, laut dan udara. Di darat, NTB berada...

TGB, AL-Amien, dan Pemimpin Berakhlaq

Mari kita dorong Dr. TGKH Muhammad Zainul Majdi, MA atau TGB untuk terus berkiprah ke arah yang lebih...

TGB Dalam Pandangan Clifford Geetrz, Otentisitas Kesantrian

Dalam tradisi Sumbawa dikenal luas, apa yang disebut “Bagesa,” sebenarnya mekanisme “Bagesa” sebagai nilai otentik masyarakat Sumbawa untuk menyampaikan kritik terhadap perilaku. Pola Bagesa mirip gaya “ngewongke” (Jawa (memanusiakan manusia) yang...

TGB dan Kemandirian Pangan NTB

Indonesia adalah negara agraris dengan hamparan lahan pertanian yang membentang sejauh mata memandang. Tetapi ironisnya, drama gejolak harga dan kelangkaan bahan pangan, hampir selalu menjadi siklus tahunan yang terus berulang. Beragam bahan...

Warga Ahmadiyah Diserang, TGB: Hormati Hak Hidup Setiap Orang

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meminta warga untuk menghentikan kekerasan terkait adanya penyerangan terhadap warga Ahmadiyah di Lombok Timur. TGB meminta warga untuk menghormati bulan suci Ramadhan....

TGB: Bom Gereja di Surabaya Menyakiti Umat Islam

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Cabang Indonesia (OIAA), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengecam peristiwa pengeboman gereja di Surabaya, Jawa Timur, pada Ahad (13/5).  Ia menilai peristiwa ini juga menyakiti umat...

Tuan Guru Bajang, Dari Santri untuk Peradaban Indonesia

"Indonesia negeriku. Engkau panji martabatku. Siapa datang mengancammu. Kan binasa di bawah dulimu". Demikian potongan syair lagu yang diciptakan oleh Kiai Wahab Hasbullah pada tahun 1934 yang lalu. Syair lagu yang berjudul Syubbanul Wathon ini...

Wahyu Keprabon Hinggapi (sang) Tuan Guru

Rasa-rasanya tidak sembarangan orang mengurusi tambang emas, minyak, nikel, dan sebagainya, tidak sembarangan orang yang mengurusi penyakit sosial di masyarakat dan tidak sembarangan orang mengurusi umat (warga negara) yang bermasalah, kecuali...

Page 3 of 1612345...10...Last »
error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This