Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang dan Ustaz Abdul Somad hari ini sama-sama menjadi penceramah di Masjid Al-Ihsaniah, Kota Seberang, Jambi, Kamis (1/3).

Keduanya bergantian tampil memberikan tausiah di hadapan ribuan jemaah yang hadir. Dalam dua hari ini sampai Jumat (2/3) keduanya sama-sama punya agenda di berbagai tempat di Provinsi Jambi. Selain di masjid Al Ihsaniah, TGB dan Ustad Somad akan satu panggung lagi pada acara tabligh akbar di Masjid besar Asy-Syuhada, Simpang Rimbo, Kota Jambi besok siang WIB.

Pemandangan menarik terlihat ketika keduanya meninggalkan Masjid Al Ihsaniah. TGB dan Ustaz Somad sama-sama meninggalkan lokasi dengan menaiki perahu mesin kecil yang mengarungi sungai terbesar dan tepanjang di Sumatera, Sungai Batanghari.

keduanya duduk saling berhadapan di bagian tengah perahu. Tak lupa TGB dan Ustaz Somad menggunakan baju pelampung demi keselamatan. “Perjuangan berlanjut menyeberangi Sungai Batanghari yang lebar dan cukup berombak arusnya. Bismillah ya Allah,” tulis TGB lewat unggahan video di instagram resmi miliknya.

Setelah dari Masjid Al Ihsaniah, Ustad Somad akan berceramah di Masjid Agung Al-Mubaraq, Kabupaten Bungo, Jambi. Kemudian berlanjut ke Masjid As-Shulton Kabupaten Sarolangun.

Sementara TGB melanjutkan agendanya untuk memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha, Kota Jambi. Cucu dari Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid itu memberikan pencerahan tentang pemahaman Hubbul Wathan Minal Iman atau nasionalisme sebagai bagian dari iman.

TGB dan Ustaz Somad merupakan dua pemuka agama yang rajin melakukan safari dakwah ke berbagai penjuru Indonesia. Keduanya juga selalu mendapat sambutan antusias dari jemaah.

Ustaz Somad dan TGB sama-sama lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Ustaz Somad menyelesaikan S2 di Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko dengan gelar LC MA. TGB menamatkan S2 sampai S3 di Al Azhar.
Bedanya, Ustaz Somad punya waktu lebih banyak.

Ustaz Somad hanya tak menerima undangan ceramah ketika jadwal bentrok dengan jam mengajarnya sebagai dosen di UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. Sementara TGB sering memenuhi undangan berdakwah di setiap akhir pekan atau di luar jam kerjanya sebagai Gubernur NTB.

Sumber, Republika online, Senin 17 Maret 2018

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This